ASET KEUANGAN II
Ariqoh Kharidah
PENGERTIAN ASET KEUANGAN DAN ASET BERWUJUD
Aset Keuangan adalah asset yang tidak berwujud.
Nilai dari asset ini tergantung dari nilai arus kas/uang yang akan kita terima
dimasa yang akan datang, semakin besar nilai arus kas yang akan kita terima
dimasa yang akan datang maka semakin tinggi nilai dari asset keuangan tersebut.
Pihak yang setuju untuk melakukan pembayaran kas/ klaim atas asset keuangan
tersebut disebut emiten atau issuer sedangkan penerima klaim disebut sebagai
investor sedangkan Asset berwujud yaitu asset yang nilainya sesuai dengan
wujudnya, misalnya bangunan, mesin yang harganya sesuai dengan ongkos
pembuatannya (walaupun tanah tidak ada ongkos pembuatannya namun tanah termasuk
asset berwujud).
KARAKTERISTIK ASET KEUANGAN
Maturity — aset finansial beberapa diantaranya tidak
memiliki batas waktu jatuh tempo secara spesifik dan tidak semestinya dipegang
selamanya.
Moneyless – Aset keuangan berfungsi sebagai alat
pembayaran disebut uang. Namun ada juga aset keuangan yang bukan uang namun
dapat juga sebagai alat pembayaran.
Divisibility : sifat dimana suatu aset dapat dipecah
menjadi unit-unit yang lebih kecil
Reversibility : sifat dari biaya pembelian dan
penjualan suatu aset, yang menentukan seberapa cepat seorang investor membeli
aset tersebut dan mengkonversinya kembali menjadi cash
Convertibility : klausul dari suatu kontrak
sekuritas yang memungkinkan pemiliknya mengkonversi aset tersebut menjadi
sekuritas lain (tipe sejenis) atau tipe sekuritas lain (berbeda tipe aset).
Currency : jenis mata uang yang akan dibayarkan oleh
issuer aset tersebut
Liquidity : mudah-tidaknya suatu aset dikonversi
menjadi cash
Return predictability : yakni tentang tingkat
kepastian return/pengembalian
JENIS ASET KEUANGAN
1. cash : valuta dan cek
2.Instrumen derivatif,:warrants, rights, dan future
contract.
3.Monetary claims : giro, deposito berjangka, dan
tabungan termasuk ke dalam monetary claim karena sangat mudah untuk diuangkan.
4.Pasar Modal : corporate bonds, municipal
corporate, federal agency bonds, saham preferen, saham biasa
PERBEDAAN ASET BERWUJUD DAN ASET KEUANGAN
Asset berwujud dapat langsung dinilai dengan uang
sedangkan asset keuangan tidak dapat memperlihatkan nilai dari asset keuangan
tersebut tetapi sama-sama memiliki arus kas yang akan diperoleh dimasa yang
akan datang.
Untuk asset berwujud misalnya kepemilikan atas
pesawat maka arus kas yang akan kita peroleh dimasa yang akan datang adalah
pendapatan yang akan kita peroleh dari penumpang. Pendapatan ini kemudian
nantinya akan digunakan untuk pembayaran biaya operasional dan utang, jika ada
kelebihannya (laba) maka akan dibagikan kepada para pemegang saham. Sehingga
pada akhirnya arus kas yang akan diperoleh dari asset keuangan dihasilkan dari
asset berwujud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar